Perbedaan Screw Compressor dan Piston Compressor | Lengkap

Perbedaan Screw Compressor dan Piston Compressor

Dalam dunia industri, air compressor merupakan peralatan penting yang digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari produksi, perakitan, hingga pemeliharaan mesin. Dua jenis compressor yang paling umum digunakan adalah Screw Compressor dan Piston Compressor. Meski memiliki fungsi utama yang sama, keduanya memiliki perbedaan signifikan dari segi cara kerja, performa, hingga biaya operasional. Artikel ini akan membahas perbedaan screw compressor dan piston compressor secara lengkap untuk membantu Anda memilih jenis yang paling sesuai.

Pengertian Screw Compressor

Screw compressor adalah jenis kompresor yang menggunakan dua buah rotor berbentuk ulir (male dan female rotor) yang berputar berlawanan arah untuk memampatkan udara. Sistem ini bekerja secara kontinu, sehingga sangat cocok untuk kebutuhan udara bertekanan tinggi dan penggunaan jangka panjang.

Kelebihan Screw Compressor

  • Suplai udara stabil dan kontinu

  • Tingkat getaran dan kebisingan lebih rendah

  • Efisiensi tinggi untuk pemakaian nonstop

  • Umur pakai relatif lebih panjang

  • Cocok untuk industri skala menengah hingga besar

Kekurangan Screw Compressor

  • Harga awal lebih mahal

  • Biaya perawatan relatif lebih tinggi

  • Tidak ekonomis untuk penggunaan sesekali

Pengertian Piston Compressor

Piston compressor atau reciprocating compressor bekerja dengan sistem piston yang bergerak naik turun di dalam silinder untuk memampatkan udara. Jenis ini umumnya digunakan untuk kebutuhan udara bertekanan yang tidak terus-menerus.

Kelebihan Piston Compressor

  • Harga lebih terjangkau

  • Struktur mesin lebih sederhana

  • Perawatan relatif mudah

  • Cocok untuk bengkel dan industri kecil

Kekurangan Piston Compressor

  • Suplai udara tidak stabil

  • Lebih bising dan bergetar

  • Kurang cocok untuk pemakaian nonstop

  • Umur pakai lebih pendek jika digunakan terus-menerus

Perbedaan Screw Compressor dan Piston Compressor

Aspek Perbandingan Screw Compressor Piston Compressor
Sistem Kerja Rotary (ulir) Reciprocating (piston)
Pola Operasi Kontinu Intermiten
Tingkat Kebisingan Lebih senyap Lebih bising
Efisiensi Energi Tinggi Sedang
Kapasitas Udara Besar dan stabil Terbatas
Biaya Awal Lebih mahal Lebih murah
Aplikasi Industri menengah–besar Bengkel & industri kecil

Mana yang Lebih Tepat untuk Kebutuhan Anda?

Pemilihan antara screw compressor dan piston compressor sangat bergantung pada kebutuhan operasional:

  • Pilih screw compressor jika Anda membutuhkan udara bertekanan secara terus-menerus, stabil, dan efisien untuk proses industri.

  • Pilih piston compressor jika kebutuhan udara hanya sesekali, dengan anggaran terbatas, dan kapasitas tidak terlalu besar.

Kesimpulan

Perbedaan screw compressor dan piston compressor terletak pada sistem kerja, performa, serta biaya operasionalnya. Screw compressor unggul untuk penggunaan jangka panjang dan beban kerja berat, sedangkan piston compressor lebih cocok untuk kebutuhan ringan dan penggunaan tidak terus-menerus. Memahami perbedaan ini akan membantu Anda menentukan pilihan compressor yang paling efisien dan ekonomis untuk bisnis Anda.

Jika Anda membutuhkan compressor industri, layanan service, maupun spare part,
PT. DEXA ENERGY siap menjadi solusi terpercaya untuk kebutuhan pabrik Anda.

👉 Hubungi PT DEXA ENERGY Sekarang!
Dapatkan Air Compressor dan Spare Part resmi lainnya hanya di PT DEXA ENERGY.
✅ Produk 100% asli dengan garansi resmi
✅ Konsultasi gratis dengan tim ahli
✅ Dukungan purna jual & sparepart terjamin

📞 Telepon/WhatsApp: +62 811-8885-237 & +62 813-1114-2144
📧 Email: sales@dexa-energy.co.id
🌐 Website: https://dexa-energy.co.id/

🛒 Tersedia juga di Marketplace Resmi PT DEXA ENERGY:

👉 Klik sekarang, dapatkan Air Compressor & Spare Part dengan mudah, cepat, dan aman melalui marketplace favorit Anda!

Dengan PT DEXA ENERGY, kebutuhan air compressor industri Anda akan terpenuhi dengan solusi terbaik, cepat, dan terpercaya.

Internal Link Suggestion

Leave a Reply